Proses evakuasi korban kapal Intim Teratai. Foto : istimewa
Lingkar.co.id—Tim SAR gabungan mengevakuasi seluruh penumpang Kapal Motor Intim Teratai yang kandas di perairan Pulau Makian, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa (17/2/2025).
Informasi yang dihimpun Lingkar.co.id, kapal penumpang tujuan Ternate ini kandas pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.45 WIT. Seluruh korban dilaporkan selamat, meski sebagian mengalami luka dan harus mendapat penanganan medis.
Pantauan Lingkar.co.id, evakuasi sejumlah korban kapal karam ini dilakukan bertahap, dan terpusat di pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Seorang penumpang perempuan yang mengalami sesak napas dan diduga kritis dievakuasi lebih dahulu menggunakan kapal cepat menuju RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Setelah itu, enam penumpang lain juga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Selain itu, dalam proses evakuasi ini kapal milik KSOP mengevakuasi 54 penumpang. Disusul KN SAR Pandudewanata yang membawa 135 penumpang, serta KP Wibisana milik Polairud Maluku Utara yang mengevakuasi 45 orang.
Tiga penumpang lainnya dievakuasi secara mandiri menggunakan perahu cepat.
Baca Juga : Proyek Geothermal Telaga Ranu Halmahera Barat, Terafiliasi Perusahaan Israel
Dalam operasi evakuasi melibatkan unsur Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Polres Ternate, Lanal Ternate, KSOP Ternate, serta tim kesehatan dari Makian. Tim bergerak ke lokasi setelah menerima laporan insiden kapal kandas saat berlayar dari Pelabuhan Kupal menuju Bastiong, Ternate.

“Begitu mendapat informasi, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi penumpang,” kata Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani usai evakuasi korban.
Ia mengaku, jumlah keseluruhan korban yang dievakuasi tim SAR gabungan sebanyak 246 orang. Jumlah ini melebihi manifes kapal yang dilaporkan hanya sekitar 140 penumpang.
“Untuk data manifes memang 140 orang, tetapi jumlah korban yang dievakuasi mencapai 246 orang. Terkait kelebihan penumpang bukan kewenangan kami,” ujar Iwan.
Baca Juga : Mahasiswa Halmahera Tengah Desak ESDM Cabut IUP PT MAI
Dari total korban, 14 orang dilaporkan mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD ChB Ternate.
Terpisah, Kapolres Ternate Anita Ratna Yulianto, mengatakan pihaknya menurunkan 150 personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban di Pelabuhan Ahmad Yani. Polisi juga menyiagakan tim kesehatan untuk melakukan pemeriksaan awal bagi penumpang yang tiba.
“Kami menurunkan tim kesehatan untuk pemeriksaan awal dan memberikan pertolongan pertama bagi korban yang mengalami luka ringan,” kata Anita.
Polres Ternate juga menyiapkan dua unit bus dan tiga mobil untuk mengantar para penumpang kembali ke rumah masing-masing, termasuk menjangkau kawasan permukiman yang sulit diakses kendaraan besar.
Hingga berita ini ditulis, seluruh penumpang telah dievakuasi dengan selamat dan proses penanganan lanjutan masih berlangsung. Penyebab kapal kandas masih dalam penyelidikan pihak berwenang.












