Lingkar.co.id—Pencarian dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun (Unkhair) Dr. Wildan yang hilang dalam tragedi tenggelamnya longboat di perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan memasuki fase krusial. Pasalnya proses pencarian tim SAR dan tim Unkhair yang diterjunkan belum juga menemukan sang dosen hingga, Selasa (27/1/2026).
Operasi pencarian dosen yang hilang ini, melibatkan berbagai unsur. Tim rescue Kantor SAR Ternate menjadi tulang punggung operasi, didukung personel TNI AL Bacan dan Kodim 1509/Labuha. Kepolisian mengerahkan kekuatan dari Polres Halmahera Selatan, Polairud, Korps Brimob, hingga Polsek setempat. Selain itu juga melibatkan unsur Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan.
Baca Juga : Dosen Unkhair Hilang dalam Tragedi Longboat Halmahera Selatan Belum Ditemukan
Informasi yang dihimpun Lingkar.co.id, sejak pukul 07.30 WIT, proses pencarian dosen hilang di mulai. Tim Unkhair bersama SAR gabungan kembali menurunkan drone bawah air Fifish. Namun hingga pukul 16.40 WIT, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
Kapolsek Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri mengaku, hari kelima pencarian korban hilang di perairan Bibinoi fase yang paling berat, bukan hanya bagi tim SAR, melainkan bagi keluarga yang turut menunggu kepastian. Sebab meski proses pencarian tengah berlangsung selama lima hari dosen Unkahir tersebut belum juga ditemukan.

“Upaya maksimal sudah dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun sampai hari kelima ini, memang belum ada tanda-tanda korban,” ujarnya.
Baca Juga : Unkhair Bentuk Tim Pencarian Dosen Hilang dalam Tragedi Longboat di Halmahera Selatan
Sementara, Komandan Unit Basarnas Halmahera Selatan, Husen Abubakar, menjelaskan pencarian hari kelima ditutup tanpa hasil. “Sejauh ini kami belum menemukan pak Wildan,” tuturnya.
Kata dia, cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian dosen yang hilang dalam lakakaut itu. Sebab dalam proses pencarian hari kelima angin dan gelombang tinggi memperlambat pergerakan tim. Bahkan satu wilayah pencarian bahkan tak dapat dijangkau sama sekali.
“Operasi sesuai prosedur akan kami lilanjutkan pada Rabu pagi hari ini, memasuki hari keenam pencarian,” tutupnya.












