SMA Negeri 3 Kota Ternate Tetapkan Jadwal Ujian Akhir Awal April, KTI Jadi Syarat Kelulusan

Karim Narawi

Lingkar.co.id — Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kota Ternate secara resmi menetapkan jadwal pelaksanaan ujian akhir bagi siswa kelas XII yang akan berlangsung pada awal April 2026. Penetapan jadwal ini merupakan hasil rapat internal pihak sekolah bersama seluruh dewan guru, sekaligus sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan pendidikan nasional yang tidak lagi memberlakukan Ujian Nasional (UN).

Selain menetapkan jadwal ujian, SMA Negeri 3 Kota Ternate juga menetapkan kewajiban penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) sebagai salah satu syarat utama kelulusan bagi peserta didik. Kebijakan ini dinilai mampu menambah wawasan dan keterampilan siswa, khususnya dalam bidang literasi, riset, dan penulisan akademik.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate, Karim Narawi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui musyawarah bersama guru-guru, dengan mempertimbangkan kesiapan siswa serta kalender akademik sekolah.

“Kami telah melaksanakan rapat bersama seluruh guru dan telah menetapkan jadwal ujian akhir pada awal bulan April. Keputusan ini diambil agar seluruh proses pembelajaran dapat berjalan maksimal dan siswa memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri,” ujar Karim kepada Lingkar.co.id, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, kebijakan pelaksanaan ujian sekolah ini merupakan tindak lanjut dari dihapuskannya Ujian Nasional oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, pihak sekolah diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan evaluasi akhir secara mandiri, dengan tetap mengacu pada standar pendidikan yang berlaku.

“Karena Ujian Nasional sudah tidak diberlakukan lagi, maka mekanisme penilaian dikembalikan kepada satuan pendidikan. SMA Negeri 3 Kota Ternate melaksanakan ujian sekolah sebagai alat ukur capaian belajar siswa selama menempuh pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Karim mengungkapkan bahwa kewajiban penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas akademik siswa. Ia menilai bahwa kemampuan menulis ilmiah sangat penting untuk membekali siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Penulisan KTI ini bukan semata-mata sebagai syarat kelulusan, tetapi juga sebagai proses pembelajaran. Siswa dilatih untuk berpikir kritis, menyusun argumen, serta menuliskan gagasan secara sistematis dan ilmiah. Ini akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” katanya.

Ia menambahkan, selama proses penyusunan KTI, siswa akan didampingi oleh guru pembimbing agar hasil karya yang dihasilkan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Dengan demikian, siswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban administratif, tetapi benar-benar memahami proses penelitian sederhana.

Di sisi lain, Karim juga menyampaikan bahwa SMA Negeri 3 Kota Ternate tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif mendorong prestasi siswa di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya piagam dan penghargaan yang berhasil diraih oleh siswa dalam berbagai kejuaraan.

“SMA Negeri 3 cukup sering meraih prestasi di bidang olahraga. Banyak kejuaraan yang telah kami menangkan, dan itu dibuktikan dengan piagam-piagam yang ada di sekolah. Ini menunjukkan bahwa siswa kami memiliki potensi besar, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Terkait penerapan kurikulum terbaru, Karim memastikan bahwa SMA Negeri 3 Kota Ternate telah mengimplementasikan kurikulum tersebut secara menyeluruh di semua jenjang kelas. Mulai dari kelas X, XI, hingga XII, seluruh proses pembelajaran telah disesuaikan dengan kebijakan kurikulum yang berlaku saat ini.

“Kurikulum terbaru sudah kami terapkan di seluruh kelas, baik kelas satu, dua, maupun tiga. Guru-guru juga telah menyesuaikan metode pembelajaran agar selaras dengan tujuan kurikulum tersebut,” jelas Karim.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus mendukung setiap program pendidikan yang dicanangkan, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter siswa, serta penciptaan lingkungan sekolah yang kondusif.

“Kami pada prinsipnya mendukung seluruh program pendidikan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Selama program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter peserta didik, SMA Negeri 3 Kota Ternate siap untuk melaksanakannya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *