Daerah  

Jelang Mudik Lebaran, Pelni Minta Warga Waspada Penipuan Penjualan Tiket

Antrian panjang penumpang membali tiket jelang mudik Idul Fitri. Foto : Lingkar.co.id

Lingkar.co.id — Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Ternate, M. Lutfi Israr Sutan, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan penjualan tiket kapal menjelang arus mudik Lebaran.

Ia menegaskan pembelian tiket resmi hanya dapat dilakukan melalui aplikasi atau kanal yang telah bekerja sama dengan Pelni. Masyarakat diminta tidak mempercayai penawaran tiket yang beredar di media sosial.

“Jangan percaya penjualan tiket di TikTok atau Facebook. Itu bukan resmi, bisa saja oknum. Yang resmi itu melalui Pelni Mobile dan mitra yang bekerja sama dengan Pelni,” kata Lutfi saat ditemui di ruang kerjanya di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate pekan lalu.

Menurut dia, saat ini pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile, website resmi Pelni, maupun sejumlah layanan perbankan yang telah bekerja sama, seperti bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta beberapa aplikasi pembayaran digital.

Lutfi juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket dari pihak yang tidak resmi karena berisiko merugikan calon penumpang. Selain tidak terdaftar dalam sistem, penumpang yang menggunakan tiket ilegal juga tidak akan mendapatkan perlindungan asuransi selama perjalanan.

“Kalau tidak sesuai identitas di tiket, penumpang tidak akan diizinkan naik. Di terminal ada proses check-in dan pemeriksaan identitas, bahkan saat naik tangga kapal juga dicek kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika kapasitas kapal telah penuh, masyarakat diminta tidak memaksakan diri datang ke pelabuhan karena tetap tidak akan diizinkan naik.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik, Pelni telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti KSOP Kelas II Ternate, PT Pelindo, serta aparat keamanan pelabuhan guna memastikan proses embarkasi dan debarkasi berjalan tertib dan aman.

Pelni juga memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 sebagai bagian dari program mudik Lebaran.

Adapun beberapa kapal yang dijadwalkan melayani rute dari Ternate pada periode tersebut antara lain KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Sangiang, dan KM Ngapulu dengan tujuan sejumlah kota seperti Bitung, Ambon, Makassar, Surabaya hingga Jakarta.

“Koordinasi terus kami lakukan agar arus mudik berjalan lancar, aman, dan kapal bisa berangkat sesuai jadwal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *