Lingkar.co.id—Pengunjung Taman Nukila Kota Ternate mengeluhkan penutupan fasilitas toilet. Pasalnya penutupan toilet tersebut menyulitkan para pengunjung saat bersantai di Taman Nukila.
Pantauan Linkar.co.id, dua unit WC (toilet) yang tersedia di Taman Nukila itu, satu unit mengalami kerusakan. Sedangkan satu unit dalam keadaan terkunci. Alhasil toilet yang menjadi kebutuhan warga saat mengunjungi Taman Nukila tak dapat digunakan selama lebih dari satu bulan terakhir.
Salah satu pengunjung, Fuat Djamil, mengatakan, penutupan WC umum di taman Nukila menyulitkan banyak pengunjung saat membuang air besar (BAB).
“Ini sangat menyulitkan kami, apalagi bagi orang-orang yang sudah lanjut usia. WC itu fasilitas umum, bukan fasilitas pribadi. Kalau satu rusak, yang masih berfungsi seharusnya dibuka,” ujar Fuat kepada Lingkar.co.id, Minggu (25/1/2026).
Warga Kota Ternate ini juga mempertanyakan alasan pihak pengelola wisata menutup WC tersebut. Sebab selama ini setiap pengunjung yang menggunakan WC umum itu sering membayar Rp 2000. Namun fasilitas tersebut justru ditutup dan tidak ada perbaikan fasilitasnya.
Baca Juga : Unkhair Bentuk Tim Pencarian Dosen Hilang dalam Tragedi Longboat di Halmahera Selatan
“Kalau memang ada anggaran untuk pengelolaan dan perawatan, kemana uang itu? Kenapa justru WC ditutup, kan sangat menyulitkan kami saat berkunjung,” tegasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung lain yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, Taman Nukila merupakan ruang publik yang ramai dikunjungi warga, sehingga penutupan WC menunjukkan ketidakseriusan pemerintah kota dalam mengelola fasilitas umum.
“Ini taman kota dan juga ikon Ternate. Masa WC saja tidak bisa dipastikan berfungsi, Pemerintah kota harus bertanggung jawab, jangan tutup mata,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kota Ternate memperhatikan fasilitas wisata Taman Nukila yang kini tidak terurus. Karena penutupan fasilitas publik mencerminkan Pemerintah Kota tidak mengedepankan hak masyarakat mengakses fasilitas publik yang layak.
“Semoga segera ada perhatian, taman ini kan fasilitas publik. Jadi sudah semestinya Pemerintah Kota memperhatikan,” pungkasnya.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun Pemerintah Kota Ternate terkait alasan penutupan WC umum tersebut.












