Fasilitas Terbatas, Mahasiswa IAIN Keluhkan Pemindahan Fakultas Tarbiyah

Gedung Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate. Foto : Muhajirin

Lingkar.co.id— Pemindahan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, di kampus II Kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan dikeluhkan para mahasiswa. Pasalnya, kebijakan pemindahan mahasiswa Fakultas Tarbiyah di gedung baru terkendala fasilitas, terutama keterbatasan ruang belajar, dan jarak Kampus II yang menyebabkan banyak mahasiswa kesulitan mengaksesnya.

Salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiah yang dengan namanya publis mengeluhkan pemindahan Fakultas Tarbiyah IAIN. Menurutnya, pemindahan fakultas tersebut tak melalui proses pertimbangan matang oleh pihak kampus. Sehingga berdampak serius bagi proses belajar dan akses pelayanan mahasiswa tidak berjalan optimal.

Baca Juga : Empat Calon Dekan Paparkan Visi-Misi FH Unkhair

“Ruangan kelas kami tidak mampu menampung mahasiswa Tarbiyah secara keseluruhan. Karena itu, dari banyaknya Prodi hanya empat yang lebih dulu dipindahkan yakni Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Biologi, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI),” keluhnya kepada Lingkar.co.id, Senin (19/1/2026).

Selain, persoalan fasilitas gedung, mahasiswa IAIN ini juga mengaku, jarak gedung Kampus II IAIN yang relatif jauh juga menjadi kendala bagi mahasiswa. Sebab akses transportasi terbatas dan jalan menuju ke kampus dua yang selesai dibangun 2025 itu rusak parah.

“Kondisi ini menyulitkan mahasiswa dalam menjalani aktivitas perkuliahan sehari-hari. Permasalahan lainnya adalah sulitnya mahasiswa memperoleh tempat tinggal di sekitar gedung II. Hampir tidak tersedia lagi kos-kosan yang kosong. Jadi kami harus menempuh jarak lebih jauh atau menghadapi biaya tambahan untuk tempat tinggal,” tuturnya.

Baca Juga : Pondok Pesantren Ibnu Jain Dilahap Api, Kebakaran Diduga Berasal Dari Kompor 

Ia menambahkan, banyaknya fasilitas yang belum terpenuhi, tidak hanya berdampak pada mahasiswa, melainkan juga menyulitkan dosen dalam menjalankan proses pengajaran.

“Kami berharap pihak kampus dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan pemindahan ini, khususnya terkait kesiapan ruang belajar, akses transportasi, dan fasilitas pendukung, agar tujuan peningkatan kualitas akademik dapat benar-benar tercapai,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik IAIN Ternate, Adnan Mahmud saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp mengenai keluhan mahasiswa enggan merespon lebih. “Maaf tanya saja ke Dekan Fakultas Tarbiyah,” singkatnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *