Lingkar.co.id — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Maluku Utara, R. Graal Taliawo, menyoroti ketimpangan pembangunan di Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Kepulauan Sula.
Ia menilai pembangunan di dua daerah tersebut masih jauh dari perhatian Pemerintah di tingkat daerah maupun pusat.
Menurutnya, dua daerah ini masih jauh dari perhatian. Sebab banyak fasilitas yang belum menjadi fokus pembangunan. “Ada banyak persoalan mendasar yang belum terpenuhi,” tegas Graal saat hearing bersama mahasiswa asal Kepulauan Sula di Kantor DPD RI Perwakilan Maluku Utara, Kamis, (8/1/2026).
Baca juga: JATAM : Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tinggi, Perampasan Ruang Hidup Kian Masif
Anggota Komite II DPD RI itu menyebutkan, banyak fasilitas publik yang hingga kini belum dibangun secara memadai, seperti infrastruktur jalan maupun fasilitas dasar lainnya, termasuk layanan kesehatan. Padahal, kedua daerah tersebut telah lama berdiri sebagai kabupaten.
“Ini yang menjadi pertanyaan. Apakah pemerintah abai terhadap persoalan ketimpangan pembangunan, atau justru terjadi pembiaran?,” tukasnya.
Baca juga: Ancam Ruang Hidup, DPD RI Desak Cabut 10 IUP Pulau Mangoli
Pegiat politik gagasan itu juga menyoroti pembangunan fasilitas kesehatan yang dibiayai oleh anggaran negara, tapi tidak dikelola dengan baik. Salah satunya adalah Rumah Sakit Pratama Dofa di Kabupaten Kepulauan Sula yang hingga kini dilaporkan mangkrak.
“Fasilitas yang dibangun dengan anggaran negara justru tidak dikelola secara optimal. Ini menunjukkan masih buruknya pengelolaan fasilitas publik bagi masyarakat, padahal fasilitas tersebut sangat urgen dan dibutuhkan,”tutupnya.
Editor: Rafli A. Yasim






